Indonesia sepertinya belum memiliki data research yang cukup untuk memilih branding yang dapat mewakili potensi dan keunggulan bangsa, selain itu Indonesia dari dulu tidak konsisten membangun branding, sifatnya sangat singkat dan tentatif, jika dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia yang sudah puluhan tahun menggunakan branding Truly of Asia, walaupun sebenarnya Truly of Asia (potensi kawasan Asia) tersebut sebenarnya adanya di Indonesia, karena potensi Malaysia hanya sepersepuluh dari potensi yang ada di Indonesia.
http://goo.gl/wGGeBi
http://goo.gl/wGGeBi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar